Harga Minyak Dunia Jatuh, meski OPEC Bekukan Produksi Featured

Sumber : sindonews.com

Anto Kurniawan

Senin,  3 Oktober 2016  −  09:05 WIB

SINGAPURA - Harga Minyak Dunia pada awal perdagangan hari ini tercatat jatuh meninggalkan level USD50 per barel, meskipun pekan ini Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) sepakat membekukan produksi. Para pelaku pasar diyakini meragukan langkah yang diambil OPEC mampu mengendalikan produksi dan pasokan global yang telah melampaui konsumsi. 

Dilansir Reuters, Senin (3/10/2016) harga minyak mentah berjangka Brent mengalami penurunan sebesar 35 sen atau 0,7% ke level USD49,84 per barel pada pukul 00.53 GMT. Sementara minyak berjangkas AS West Texas Intermediate (WTI) juga menyusut 40 sen atau setara dengan 0,83% di level USD47,84 per barel.

Aktivitas perdagangan minyak menjadi terbatas pada awal pekan, ketika beberapa negara di China dan Jerman sedang libur serta beberapa pasar saham Asia dan Eropa juga masih ada yang tutup. Penurunan harga minyak terjadi, justru ketika OPEC sepakat memangkas produksi minyak mereka antara kisaran 32,5 juta barel per hari (bpd) serta 33,0 juta bpd dari total 33,5 juta bpd.. 

OPEC sendiri menerangkan akan merampungkan rincian proses kebijakan tersebut saat menggelar pertemuan, November mendatang. Para pelaku pasar menilai penurunan harga minyak, meskipun OPEC mengumumkan pemotongan produksi karena intervensi yang direncanakan tidak cukup membuat pasar stabil. 

"Risiko harga minyak diciptakan sendiri oleh OPEC, saat kesepakatan pemangkasan produksi dinilai gagal saat penurunan harga masih curam," terang Barclays. 

Skeptisisme pasar berasal dari fakta bahwa beberapa negara OPEC pada tahun ini mengejar rekor produksi baru saat Arab Saudi, Iran dan Irak enggan untuk berbagi pasar. Akibatnya produksi minyak OPEC sempat mencapai 33.60 juta bpd pada September dari revisi Agustus sebesar 3.53 juta bpd untuk menjadi yang tertinggi dalam sejarah menurut survei Reuters.